JARINGAN

 
JARINGAN ANTARABANGSA SM SAINS BATU PAHAT


1. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Karawang, Jawa Tengah,Indonesia
2. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Konawe, Sulawesi, Indonesia
3. Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Konawe, Sulawesi, Indonesia
4. Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Konawe, Sulawesi, Indonesia
5. Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Konawe, Sulawesi, Indonesia
6. Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Konawe, Sulawesi, Indonesia
7. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Konawe, Sulawesi, Indonesia
8. Madrasah Negeri 14, Jakarta, Indonesia.
9. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Batam, Indonesia
10. Sekolah Menengah Atas Negeri 2, Dumai, Indonesia.
11. Madrasah Aliyah Negeri Mojokerto, Surabaya, Indonesia.
12. Pondok Pesantren Al Kausar, Batam, Indonesia


PROFIL  SEKOLAH JARINGAN

1. SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KARAWANG, INDONESIA



SMA Negeri 1 Karawang adalah sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Karawang beralamatkan di Jalan Ahmad Yani No 22, Karawang Barat. SMA Negeri 1 Karawang sudah menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional sejak tahun 2007. Pada awal tahun 2013, ketika kepala sekolahnya masih Dra. Ati Suginati Permana, dengan berat hati status RSBI dihapus dari atribut SMAN 1 Karawang.Sekolah ini sebelumnyasudah berstandar ISO 9001:2008. Mulai Tahun Ajaran 2013-2014 SMA Negeri 1 Karawang menerapkan SKS (Sistem Kredit Semester). Dikarenakan SMA Negeri 1 Karawang telah menggunakan Kurikulum 2013 maka penjurusan untuk menentukan kelas IPA dan IPS dimulai sejak kelas X dengan inisial MIA untuk IPA dan IIS untuk IPS. Sedangkan kelas XI dan kelas XII masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Sejarah Singkat

Latar belakang terbentuknya SMAN 1 Karawang adalah berawal pada tahun 1950 - 1959 ketika Negara kita RI, keadaan politik dan ekonominya masih dalam keadaan tidak stabil. Akibatnya perkembanganbidang pendidikan sangat kuran. Sebagai contoh, di Kabupaten Karawang pada tahun 1959, sekolah lanjutan negeri atas belum ada sama sekali, sehingga apabila ada siswa yang ingin melanjutkan ke SLTA harus keluar dari kota Karawan, yaitu ke Purwakarta atau ke Jakarta.
Oleh karena itu, dengan latar belakang kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, muncullah pemikiran untuk mendirikan sebuah sekolah lanjutan atas negeri dalam rangka membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Ternyata minat masyarakat terhadap gagasan tersebut khususnya orang-orang tua sangatlah besar, sehingga terbentuklah SMA Persiapan Negeri Karawang yang berdiri pada tahun 1959.
Tokoh-tokoh yang memegang peranan dalam pendirian SMA Persiapan Negeri Karawang adalah, tokoh-tokoh dan sesepuh di Kabupaten Karawan, baik dari unsur Pemerintah, Pendidkan, Pengusaha, dan Masyarakat lainnya, diantaranya.
Bapak Husni Hamid (Almarhum) selaku Bupati Kepala Daerah Tingkat II Karawang, tahun 1959-1971, Bapak Rd. H. Mustopa Abdul Kadir (Almarhum), Bapak Suhudi (Almarhum), Kepala PUK Kabupaten Karawang. (Beliau yang menyediakan perumahan bagi guru-guru di jalan Dewi Sartika), Bapak Rd. Sukardja Djaja Laksana (Almarhum), Kepala SMP Negeri 1 Karawang, Bapak M.E Sobandi, Pejabat DEPAG Kabupaten Karawang, Drs. Achmad Hidayat, Kepala SMA Taman Pahlawan Karawang, POMG ( Persatuan Orang Tua dan Guru ) SLTP dan tokoh-tokoh lainnya yang tidak dapat kami sebutkan nama-namanya, karena keterbatasan kami dalam mendapatkan informasi.
Pada waktu SMA Persiapan Negeri 1 Karawang telah berdiri, pimpinan sekolah dipegang oleh Bapak Sukardja Djaja Laksana merangkap Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Karawang. Adapun kegiatan belajar mengajar dijalankan oleh para guru yang sebagian besar dihadirkan dari luar sekolah ini.
 
 
2. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Konawe, Sulawesi, Indonesia


3. Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Konawe, Sulawesi, Indonesia
4. Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Konawe, Sulawesi, Indonesia
5. Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Konawe, Sulawesi, Indonesia
6. Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Konawe, Sulawesi, Indonesia
7. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Konawe, Sulawesi, Indonesia


8. Madrasah Negeri 14, Jakarta, Indonesia.



Sejarah Singkat Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 14 Jakarta
Bu aty
 
 
Tanggal 25 April 1997 diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Surjadi Sudirdja sebuah Bangunan Gedung Pendidikan Permanen yang bersumber dari hibah Pemda DKI Jakarta kepada Kantor Wilayah Departemen Agama ( Kanwil Depag ) Provinsi DKI Jakarta. Awalnya bangunan tersebut diperuntukkan bagi Madrasah Ibtidaiyah Negeri ( MIN ) Pekayon Jakarta Timur, namun melihat antusiasme warga sekitar pada akhirnya bangunan tersebut diperuntukkan bagi Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) Pekayon Jakarta Timur.
          Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) Pekayon Jakarta Timur mulai melaksanakan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) pada tahun 1997 sebagai filial Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 6 Kampung Dukuh Jakarta Timur. Dalam Perkembangannya selalu menunjukkan peningkatan ditinjau dari aspek peminat dan pada tahun 2004 dikukuhkan menjadi Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 14 Pekayon Jakarta Timur yang siap untuk hadapi Cakrawala Pendidikan dan Era Globalisasi. Mudah-mudahan dengan hadirnya Website ini menambah khasanah informasi sebagai wujud partisipasi kami di Era Globalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Selamat berkunjung di Website kami semoga bermanfaat bagi kita semua, Amin Ya Robbal ‘Alamin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Kepala
MADRASAH ALIYAH NEGERI ( MAN ) 14 JAKARTA
 

9. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Batam, Indonesia
 
 
 

Sejak awal tahun 80-an Batam telah dikembangkan menjadi sebuah kota industri baru. Sebagai kota industri kebutuhan akan tenaga professional khususnya pada tingkat keahlian menengah (teknisi) terus meningkat. Pada saat itu sangat sulit untuk mendapatkan tenaga kerja dari pulau Batam sendiri, sementara industri terus berkembang dengan pesat. Untuk menjawab tantangan tersebut maka pada tanggal 16 Mei 1997, berdasarkan surat keputusan menteri pendidikan No. 107/0/1997 didirikanlah sekulah menengah kejuruan negeri pertama di kota Batam, yaitu SMK Negeri 1 Batam dengan nomor statistik sekulah 321 096 102b 001.
SMK negeri 1 Batam yang memiliki luas lahan sekitar 5 Ha, pada saat pertama kali berdiri memiliki 3 Program Keahlian, yaitu Teknik Elektronika Industri, Teknik Listrik Industri dan Teknik Pemesinan. Pada tahun 2004, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di bidang teknik informasi, maka dibukalah program keahlian Teknik Informatika dengan bidang keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Dua tahun kemudian, menyusul program keahlian Mekatronika, yang merupakan disiplin ilmu gabungan mekanik dengan elektronika. Program keahlian ini didirikan untuk mengakomodir kebutuhan industri dibidang otomasi, hidrulik dan Pneumatik.
Untuk menghasilkan lulusan yang kompoten dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri, pada tahun 2007 SMKN 1 Batam bekerja sama dengan PT. Scheneider Electric, sebuah perusahan asing (Perancis) membuka kelas khusus untuk jurusan listrik industri dan kelas ini dinamakan kelas industri.
Sampai saat ini, di SMK negeri 1 Batam telah terjadi 4 kali pergantian kepemimpinan (kepala sekulah), yaitu:
  • Drs. Zarefriadi (1997 – 2001)
  • Drs. Saad (2001 – 2002)
  • Drs. Muslim Bidin, M.M. (2002 - 2005)
  • Drs. Suradi, MT. (2005 - Feb 2008)
  • Drs. Jonizar Djabar (Maret 2008 – Februari 2010)
  • Deden Suryana, M.Pd (Februari 2010 - Sekarang)
Untuk mewujudkan visi dan misi sekulah, kepala sekulah dibantu uleh 5 wakil kepala yang terdiri dari:
  • Wakil Kepala bidang kurikulum
  • Wakil Kepala bidang Kesiswaan
  • Wakil Kepala bidang Humas dan DUDI
  • Wakil kepala bidang Sarana
  • Wakil kepala bidang Sistem Manajemen Mutu
  • Wakil kepala bidang Pendidik dan Tenaga kependidikan
Selain itu, untuk memastikan semua aktivitas PBM dan sarana pendukung berjalan dengan baik dan lancar di setiap program keahlian, maka kepala sekulah juga dibantu uleh 5 orang kepala program (Kaprog), yang terdiri dari Kaprog Teknik Elektronika Industri, Listrik Industri, Teknik Pemesinan, Teknik Informatika dan Teknik Mekatronika serta 8 koordinator yang terdiri dari Koordinator TU, PLH, ICT/SAS, Perpustakaan, UKS, Lab. komputer, lab. Bahasa, dan lab. Fisika/Kimia. (Written by Admin)

10. Sekolah Menengah Atas Negeri 2, Dumai, Indonesia.



11. Madrasah Aliyah Negeri Mojokerto, Surabaya, Indonesia.
12. Pondok Pesantren Al Kausar, Batam, Indonesia









 

No comments:

Post a Comment